BAB II

A. Rencana Kerja (Renja)

Kedudukan Rencana Kerja adalah sebagai kerangka dasar dalam melaksanakan operasional tugas pokok dan fungsi organisasi Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, dalam rangka pencapaian visi dan misi yang pada gilirannya akan dapat mewujudkan lingkungan yang tangguh, moderen dan efisien.

Pembangunan wilayah di bidang sumber daya alam dan lingkungan hidup pada dasarnya merupakan upaya untuk mendayagunakan sumber daya alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan memperhatikan pelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup, pembangunan yang berkelanjutan, kepentingan ekonomi dan budaya masyarakat, serta penataan ruang. Arah kebijakan yang ditetapkan disesuaikan dengan fungsi masing-masing

Meningkatkan partisipasi dan akuntabilitas masyarakat, swasta dan pemerintah dalam mengatasi pencemaran lingkungan hidup dan meningkatkan sistem pengelolaan lingkungan, meningkatkan kemampuan penanganan limbah B3, serta penegakkan hukum yang tegas dalam penanganan sumber pencemaran lingkungan.

Pada tahun 2016 arah kebijakan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin adalah menjadi acuan penentuan pilihan program kegiatan tahunan yang akan dibahas dalam serangkaian forum musyawarah perencanaan pembangunan daerah secara berjenjang. Lebih lanjut, isi dan substansi dari Rencana kerja Badan Lingkungan Hidup ini mencakup indikasi rencana program dan kegiatan prioritas yang dirinci menurut fungsi Badan Lingkungan Hidup. Untuk pencapaian sasaran tersebut maka arah kebijakan Badan Lingkunan Hidup Kabupaten Banyuasin akan ditempuh dalam rangka menunjang pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra), adapun sasaran Rencana Kinerja (Renja) dalam mendukung sasaran Rencana Strategis (Renstra) yaitu :

  1. Meningkatkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
  2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup.
  3. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian dampak lingkungan secara tepat dan cepat
  4. Meningkatkan peran AMDAL sebagai salah satu instrument pengelola lingkungan .
  5. Meningkatkan kapasitas lembaga dan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan lingkungan.

Dalam upaya mencapai hasil yang diharapkan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin menetapkan tujuan sesuai dengan sasaran Rencana Strategis (Renstra), Visi, Misi, Badan Lingkungan Hidup, adapun tujuan yang akan dicapai dalam Rencana Kerja (Renja)  adalah sebagai berikut :

  1. Terpulihkannya kondisi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup yang rusak
  2. Mencegah terjadinya kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup yang lebih parah, sehingga laju kerusakan dan pencemaran semakin menurun
  3. Mempertahankan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup yang masih dalam kondisi baik.
  4. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup yang ditandai dengan meningkatnya kualitas udara ambien dan membaiknya kualitas air pada badan-badan air
  5. Meningkatnya kapasitas dan kelembagaan dalam mengelola Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
  6. Meningkatnya penataan dan penegakan hukum dalam rangka melindungi dan merehabilitasi Sumber Daya Alam
  7. Berkembangnya pemberdayaan dan perluasan partisipasi masyarakat madani dalam pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
  8. Terinventarisasi dan terevaluasinya Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup

B. Penetapan Kinerja (Perjanjian Kinerja antara Kepala Badan Lingkungan Hidup dengan Bupati Banyuasin)

 Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi yang ditindak lanjuti dengan Surat Edaran Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 29/2010 tentang Penetapan Kinerja,  pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Tujuan khusus penetapan kinerja antara lain adalah meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur sebagai wujud nyata komitmen antara penerima amanah dengan pemberi amanah sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi, menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar pemberian reward atau penghargaan dan sanksi.

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin telah membuat penetapan kinerja/Perjanjian Kerja tahun 2016 sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsi yang ada. Penetapan Kinerja/Perjanjian Kerja Pemerintah Kabupaten Banyuasin Tahun 2016 disusun dengan berdasarkan pada Rencana Kinerja Tahun 2016 yang telah ditetapkan sehingga secara Substansial Penetapan Kinerja/Perjanjian Kerja Tahun 2016 tidak ada perbedaan dengan Rencana Kinerja Tahun 2016. Ringkasan Penetapan Kinerja//Perjanjian Kerja Tahun 2016 selengkapnya terdapat pada dokumen Penetapan Kinerja/Perjanjian Kerja Tahun 2016.